EDUKASI TERKAIT PENCEGAHAN DIABETES MELLITUS PADA ANAK USIA DINI DI SDN CIPINANG BESAR SELATAN 13 JAKARTA TIMUR

Authors

  • Aries Meryta STIKES IKIFA
  • Rahmat Widiyanto STIKES IKIFA
  • Melva Fionalita STIKES IKIFA
  • Novi Artika Putri STIKES IKIFA

DOI:

https://doi.org/10.33759/asta.v5i2.812

Keywords:

Diabetes Melitus, Pre-test, Post-test, Pencegahan Dini, Kuesioner

Abstract

Diabetes melitus menjadi masalah kesehatan dunia karena prevalensi dan insiden penyakit ini terus meningkat, baik di negara industri maupun negara berkembang, termasuk juga Indonesia. Data Survei Kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 menunjukkan bahwa 55,7% kasus DM pada kelompok usia ini merupakan tipe 1, sementara 44,3% responden tidak mengetahui jenis diabetes yang mereka derita, menandakan rendahnya pemahaman masyarakat terhadap penyakit ini. Edukasi sejak usia dini menjadi langkah preventif penting dalam menekan angka kejadian DM di masa depan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pencegahan dini diabetes melitus melalui kegiatan penyuluhan di SDN Cipinang Besar Selatan 13 Pagi, Jakarta Timur. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif serta pemberian kuesioner pre-test dan post-test untuk mengukur tingkat pemahaman siswa. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman siswa, dengan 81,82% siswa memperoleh nilai baik setelah penyuluhan. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pencegahan diabetes melitus sejak usia dini dan menunjukkan bahwa penyuluhan kesehatan di lingkungan sekolah merupakan strategi efektif dalam promosi kesehatan anak.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adolfsson, P., Taplin, C. E., Zaharieva, D. P., Pemberton, J., Davis, E. A., Riddell, M. C., McGavock, J., Moser, O., Szadkowska, A., Lopez, P., Santiprabhob, J., Frattolin, E., Griffiths, G., & DiMeglio, L. A. (2022). ISPAD Clinical Practice Consensus Guidelines 2022: Exercise in children and adolescents with diabetes. Pediatric Diabetes, 23(8), 1341–1372. https://doi.org/10.1111/pedi.13452

Aisyah, R., Jatmiko, S. W., Bestari, R. S., Kamila, A. A., Anam, I. H. M., & Anggitaratri, Z. N. (2025). Peningkatan Pengetahuan tentang Diabetes Melitus, Sindrom Metabolik, dan Faktor Risikonya melalui Edukasi pada Remaja Sekolah Menengah Pertama di Surakarta. Smart Society Empowerment Journal, 5(1), 10. https://doi.org/10.20961/ssej.v5i1.99814

Alifah, R. N., Nahda, S., Tarigan, C. S. F., Nugroho, E., Nisa, A. A., & Handayani, O. W. K. (2024). Intervensi Peningkatan Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Pencegahan Diabetes Melitus pada Siswa Sekolah Dasar. HIGEIA (Journal of Public Health Research and Develpoment), 8(2), 225–234.

Arikunto, S. (2013). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Rineka Cipta.

Kementerian Kesehatan RI. (2024). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Kementerian Kesehatan RI.

Decroli, E. (2019). Diabetes Melitus Tipe 2. Pusat Penerbitan Bagian Ilmu Penyakit Dalam Fakultas Kedkteran Universitas Andalas.

IDF. (2021). International Diabetic Federation Diabetic Atlas 10th edition.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Pedoman Nasional Pelayanan Klinis: Tata Laksana Diabetes Melitus pada Anak.

Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI). (2021). Pedoman Pengelolaan dan Pencegahan Diabetes Melitus Tipe 2 Dewasa di Indonesia 2021.

WHO. (2020a). Increasing fruit and vegetable consumption to reduce the risk of noncommunicable diseases.

WHO. (2020b). WHO Guidelines on Physical Activity and Sedentary Behaviour.

WHO. (2024, November 14). Diabetes. WHO.

Published

2025-07-30

Similar Articles

1-10 of 39

You may also start an advanced similarity search for this article.