ECO-ENZYME SUPPORTS HOUSEHOLD ORGANIC WASTE MANAGEMENT IN ANGGANA VILLAGE KUTAI KARTANEGARAEAST KALIMANTAN DI DESA ANGGANA KUTAI KARTANEGARAKALIMANTAN TIMUR
DOI:
https://doi.org/10.33759/asta.v5i1.684Keywords:
Eco enzyme, organic waste, Anggana villageAbstract
Sampah masih menjadi permasalahan masyarakat Indonesia. Pengelolaan sampah oleh pemerintah belum berjalan dengan baik, kurang maksimalnya pengelolaan menjadikan sampah tidak memiliki nilai. Di sisi lain masyarakat kurang memiliki kesadaran untuk mengelola sampah , sehingga nilai guna dari sampah itu sendiri tidak ada. Untuk itu dilakukan kegiatan pengabdian masyarakat yang bertujuan mengajak masyarakat meningkatkan kesadaran akan pentingnya mengelola sampah secara mandiri atau kelompok, terutama sampah organik rumah tangga melalui pembuatan eco enzim. Eco enzim merupakan larutan fermentasi dari limbah organik, dengan sejuta manfaat. Sasaran kegiatan ini adalah ibu PKK desa Anggana, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dilanjutkan demonstrasi pembuatan eco enzim. Hasil dari kegiatan adalah terjadinya peningkatan pemahaman peserta terhadap eco enzim. Peserta akan melakukan pengelolaan sampah organik rumah tangga secara mandiri ataupun berkelompok.
Downloads
References
Astuti, A. P., Tri, E., Maharani, W., (2020) Pengaruh Variasi Gula Terhadap Produksi Ekoenzim Menggunakan Limbah Buah Dan Sayur. 470–479. U.M Semarang.
Arun, C., & Sivashanmugam, P. (2015). Investigation of Biocatalytic Potential of Garbage Enzyme and Its Influence on Stabilization of Industrial Waste Activated Sludge. Process Safety and Environmental Protection, 94, 471-478. https://doi.org/10.1016/j.psep.2014.10.008
Badan Pusat Statistik. (2018). Statistik Lingkungan Hidup Indonesia , Pengelolaan Sampah di Indonesia. Badan Pusat Statistik/BPS–Statistics Indonesia
Dewi, S.P., Devi, S, dan Ambarwati, S. (2021). Pembuatan dan Uji Organoleptik Eco enzymee dari Kulit Buah Jeruk.Seminar Nasional & Call of Paper.Hubisintek.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. (2020). Data Pengelolaan Sampah & RTH.
Jurnal Prima Medika Sains. 4 (2) 84.
Megah, S. I., Dewi, D. S., & Wilany, E. (2018). Pemanfaatan Limbah Rumah Tangga
Digunakan Untuk Obat Dan Kebersihan. Minda Baharu, 2(1), 50.
Nurfajriah, Mariati. FR., Waluyo. MR., Mahfud. H., 2021. Pelatihan Pembuatan Eco enzymee Sebagai Usaha Pengolahan Sampah Organik Pada Level Rumah Tangga. Jurnal Ikraith-Abdimas No3 (4).
Prabekti, Y. S. (2020). Eco-Fermentor: Alternatif Desain Wadah Fermentasi Eco-Enzyme. Bogor Agricultural University (IPB), 43(1), 7728. https://repository.ipb.ac.id/jspui/bitstr eam/123456789/44120/2/INTIECOFERMENTOR.pdf
Prasetio, V.M, Ristiawati, T., dan Philiyanti.F. (2021). Manfaat Eco enzymee Pada Lingkungan Hidup Serta Workshop Pembuatan Eco enzymee . Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat 1(1):21-29.
Rasit, N., Hwe Fern, L. and Azlina Wan Ab Karim Ghani, W. (2019). Orange Wastes and Its Influence on The Aquaculture Sludge. International Journal of Civil Engineering and Technology, 10, (3), 967–80.
Rusdianasari., Syakdani, A., Zaman, M., Sari, F. F., Nasyta, N. P., & Amalia, R. (2021). Production of Disinfectant by Utilizing Eco-enzyme from Fruit Peels Waste. International Journal of Research in Vocational Studies (IJRVOCAS), 1(3), 1–7. https://doi.org/10.53893/ijrvocas.v1i3.53
Sujarwo, Tristanti ,Widyaningsih . (2014). Pengelolaan Sampah Organik & Anorganik. Jurusan Pendidikan Luar Sekolah , Fakultas Ilmu Pendidikan. Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta
Yanti, D. dan R. Awalina. (2021). Sosialisasi Dan Pelatihan Pengolahan Sampah Organik
Menjadi Eco-Enzyme. Jurnal Ilmiah Pengembangan dan Penerapan Ipteks. 28 (2):
- 90.
Verma D., Singh, A.N, dan A, K.P.S. (2019). Use of Garbage Enzyme. International Journal of Scientific Resarch and Review, 07(07): 210–205..



