UPAYA PENCEGAHAN STUNTING MELALUI KEGIATAN GEMA CERDAS (GERAKAN BERSAMA CEGAH GIZI BURUK DAN STUNTING) DI DESA CANDIPURO LUMAJANG

Authors

  • Mei Lina Fitri Kumalasari UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Eka Maya Shinta UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Fadillah Mira Susanti UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Fanisa Budiani UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Muhammad Fariddisa UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Madinatul Islami UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Yupita Yulia Wulandari UIN Sunan Ampel Surabaya
  • Mei Lina Fitri Kumalasari UIN Sunan Ampel Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.33759/asta.v4.i2.571

Keywords:

Kecukupan Gizi, Stunting, Balita

Abstract

Balita yang mengalami kekurangan gizi dalam jangka waktu lama dapat mengalami kegagalan pertumbuhan dan perkembangan yang biasa disebut dengan stunting. Indonesia sendiri memiliki target menurunkan angka stunting pada angka 14% pada tahun 2024. Pemerintah dan seluruh masyarakat memiliki peran dalam mencapai target tersebut. Pengabdian masyarakat ini menggunakan metode CBR. Tim pengabdian membuat program GEMA CERDAS (gerakan bersama cegah gizi buruk dan stunting) yang dikemas dalam beberapa kegiatan diantaranya, edukasi dan penyuluhan PHBS pada siswa dan masyarakat Desa Candipuro; edukasi stunting pada ibu balita dan kader; pemeriksaan kesehatan pada peserta didik melalui UKS sekolah, dan yang terakhir imunisasi balita. Edukasi secara berkelanjutan dinilai dapat menjadi salah satu cara untuk menurunkan angka stunting. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Agustus 2022 dan memiliki tujuan untuk meningkatkan wawasan masyarakat yang meliputi remaja, ibu hamil, ibu balita, dan kader posyandu agar dapat mengenali stunting dan mengetahui upaya pencegahannya. Dengan diadakannya kegiatan GEMA CERDAS di Desa Candipuro, kesadaran masyarakat terkait tumbuh kembang anak semakin meningkat, sehingga diharapkan dapat mencegah terjadinya stunting dan menurunkan prosentase stunting di Indonesia khususnya di Desa Candipuro, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aliya, N., Khubaibah, L., Masyruroh, R., Wasi’, A., & Syarifuddin, M. (2023). Peningkatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) Sebagai Intervensi Pencegahan Kejadian Stunting di SDN Rojopolo 04.

Banks, S., & Manners, P. (2012). Community-Based Participatory Research: A Guide to Ethical Principles and Practice. UK: Center for Social Justice and Community Action.

Candra MKes(Epid), Dr. A. (2020). Epidemiologi Stunting (1st ed.). Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang.

Hamzah, St. R., & B, H. (2020). Gerakan Pencegahan Stunting Melalui Edukasi pada Masyarakat di Desa Muntoi Kabupaten Bolaang Mongondow. JPKMI (Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Indonesia), 1(4), 230. https://doi.org/10.36596/jpkmi.v1i4.95

Laili, U., & Andriani, R. A. D. (2019). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Pencegahan Stunting. Jurnal Pengabdian Masyarakat IPTEKS, 5(1), 9. https://doi.org/10.32528/pengabdian_iptek.v5i1.2154

Mila Fursiana Salma Musfiroh, W., Fursiana Salma Musfiroh, M., khusna Zifani, E., Mahmudah, S., Fakih Udin, M., Solihudin, A., Fatihatul Munawaroh, D., Sulestari, L., & Irza Ivaliyanto, M. (2022). Sosialisasi Stunting Dan Intervensi Pencegahan Stunting Era New Normal di Desa Krinjing Kecamatan Watumalang. JEPEmas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(1), 16.

Mulligan, M., & Nadarajah, Y. (2008). Working on the Sustainability of Local Communities with A ‘Community-Engaged’ Research Methodology. Local Environment, 13(2), 81–94.

Mutingah, Z., & Rokhaidah, R. (2021). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dengan Perilaku Pencegahan Stunting Pada Balita. Jurnal Keperawatan Widya Gantari Indonesia, 5(2), 50. https://doi.org/10.52020/jkwgi.v5i2.3172

Ni’mah, K., & Nadhiroh, S. R. (2022). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita. JOMIS (Journal of Midwifery Science), 6(1), 13. https://doi.org/10.36341/jomis.v6i1.1730

Nirmalasari, N. O. (2020). Stunting Pada Anak: Penyebab dan Faktor Risiko Stunting di Indonesia. Qawwam: Journal For Gender Mainstreming, 14(1), 20. https://doi.org/10.20414/Qawwam.v14i1.2372

Notoadmojo. (2014). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.

Purbowati, M. R., Ningrom, I. C., & Febriyanti, R. W. (2021). Gerakan Bersama Kenali, Cegah, dan Atasi Stunting Melalui Edukasi Bagi Masyarakat di Desa Padamara Kabupaten Purbalingga. AS-SYIFA : Jurnal Pengabdian Dan Pemberdayaan Kesehatan Masyarakat, 2(1), 16. https://doi.org/10.24853/assyifa.2.1.15-22

Purnama AL, J., Hasanuddin, I., & Sulaeman S. (2021). Hubungan Pengetahuan Ibu Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Umur 12-59 Bulan. Jurnal Kesehatan Panrita Husada, 6(1), 7. https://doi.org/10.37362/jkph.v6i1.528

Puspitasari, F. A. (2022). Stunting dengan Edukasi Kesehatan dan Pelatihan Kader dalam Skrining Pengukuran Status Gizi pada Anak Usia Balita. Jurnal Pengabdian Masyarakat Bestari, 1(7), 651–658. https://doi.org/10.55927/jpmb.v1i7.1593

Rahmadhita, K. (2020). Permasalahan Stunting dan Pencegahannya. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 11(1), 226. https://doi.org/10.35816/jiskh.v11i1.253

Sumarni, dkk. (2018). Profil Kesehatan Kabupaten Lumajang Tahun 2018. In Dinas Kesehatan kabupaten Lumajang.

Sutarto, Mayasari, D., & Indriyani, R. (2018). Stunting, Faktor Resiko dan Pencegahannya. Journal Agromedicine, 5(1), 540. https://doi.org/10.1201/9781439810590-c34

Sutrio, S., & Lupiana, M. (2019). Berat Badan dan Panjang Badan Lahir Meningkatkan Kejadian Stunting. Jurnal Kesehatan Metro Sai Wawai, 12(1), 22. https://doi.org/10.26630/jkm.v12i1.1734

Teja, M. (2019). Stunting Balita Indonesia Dan Penanggulangannya. Pusat Penelitian Badan Keahlian DPR RI, XI(22), 13.

Tim Penyusun Panduan CBR UIN Sunan Ampel Surabaya. (2015). Community Based Research. LP2M UIN Sunan Ampel.

Yadika, A. D. N., Berawi, K. N., & Nasution, S. H. (2019). Pengaruh Stunting terhadap Perkembangan Kognitif dan Prestasi Belajar. Jurnal Majority, 8(2), 273.

Downloads

Published

2024-07-30

Similar Articles

You may also start an advanced similarity search for this article.