GAMBARAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG SWAMEDIKASI SAKIT GIGI DI RW 044 KELURAHAN BAHAGIA, BEKASI UTARA

  • Honey Iskandar Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA
  • Yudha Sukowati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA
  • Aries Meryta Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA
  • Noor Affni Setyaningrum Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan IKIFA
Keywords: Swamedikasi, sakit gigi, pengetahuan masyarakat

Abstract

The practice of self-medication is a lot of medication errors. Medication errors due to a lack of drug information. Self-medication is defined as the selection and use of medicines both herbal and synthetic drugs by a person to treat a disease or symptom that is self-recognized. In self-medication, it is best to follow the rational drug use requirements. The use of a drug is said to be irrational if the possibility of negative impacts received by the patient is greater than the benefits. The purpose of this study was to find out the description of knowledge about dental pain self-medication in RW 044 Bahagia, North Bekasi in April 2020, regarding the understanding of dental pain self-medication, the use of chemical drugs in dental pain self-medication, the use of traditional medicines in self-medication dental pain, where to get medicine for self-medication of dental pain, the reasons for self-medication of dental pain, and a source of drug information in self-medication for dental pain. The research method used is a descriptive research method to the community at RW 044 with the provision that 1 KK completes 1 questionnaire, with an age range of 25-64 years. The results of this study have a sufficient level of knowledge of 70 respondents (53.03%), So it can be concluded that the picture of community knowledge in RW 044 Bahagia, North Bekasi is sufficient.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afif, A. Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Ketepatan Penggunaan Obat Analgetik Pada Swamedikasi Nyeri Di Masyarakat Kabupaten Demak. Skripsi Fakultas Farmasi. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta; 2015, h 6.

Alitia, D. Hubungan Tingkat Pengetahuan Dengan Penggunaan Obat Analgetik Pada Swamedikasi Nyeri Gigi Di Masyarakat Kabupaten Sukoharjo. Skripsi Program Studi Farmasi. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta; 2017, h 6.

Apriliani T, Agustina A, Nurhaini R. Swamedikasi Pada Pengunjung Apotek Di Apotek Margi Sehat Tulung Kecamatan Tulung Kabupaten Klaten. Jurnal Farmasi. Klaten:

Aswad P.A, et al. Pengetahuan Dan Perilaku Swamedikasi Oleh Ibu-Ibu Di Kelurahan Tamansari Kota Bandung. Jurnal Integrasi Kesehatan & Sains Vol 1 No. 2. Program Studi Pendidikan Dokter. Bandung: Universitas Islam Bandung; 2019, h 109.

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). Menuju Swamedikasi Yang Aman. Majalah Info POM. Volume 15; 2014, h 3-5.

Fernandez B.A.M. Penggunaan Antibiotik Tanpa Resep Di Kabupaten Manggarai Dan Manggarai Barat-NTT. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Universitas Surabaya Vol.2 No.2. Farmasi Ubaya. Surabaya: Universitas Surabaya; 2013, h 7-8.

Ghofur, A. Pedoman Lengkap Kesehatan Gigi Dan Mulut. Jawa Tengah: Desa Pustaka Indonesia; 2019, h 21-22; 122; 125.

Halim, et al. Profil Swamedikasi Analgesik di Masyarakat Surabaya Jawa Timur. Fakultas Farmasi. Jurnal Ilmu Kefarmasian Indonesia Volume 16 No.1.

Bethari, Thaya. 15 Cara Mengobati Sakit Gigi Secara Alami dan Terbukti Mujarab. http://www.merdeka.com/sehat/15-cara-mengobati-sakit-gigi-secara-alami-dan-terbukti-mujarab-kln.html diakses pada tanggal 16 Januari 2020.abaya; 2018, h 91.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes). Modul Penggunaan Obat Rasional. Jakarta: Direktur Bina Pelayanan Kefarmasian; 2011, h 9; 3-7; 85.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes). Peraturan Menteri Kesehatan No. 73 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan
Kefarmasian Di Apotek. Lembaran Negara RI Tahun 2014. Sekretariat Negara. Jakarta; 2014, h 13.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes). Riskesdas 2013. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2013, h 40; 140.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes). Riskesdas 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia; 2018, h 101; 103.

Liana, Y. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi KeluargaDalam Penggunaan Obat Tradisional Sebagai Swamedikasi Di Desa Tuguharum Kecamatan Madang Raya. JKK, Volume 4, No 1. Program Studi Ilmu Keperawatan. Palembang: STIKES Bina Husada; 2017, h 123-124.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2406/MENKES/PER/XII/2011 tentang Pedoman Umum Penggunaan Antibiotik. Jakarta: Departemen Kesehatan Republik Indonesia; 2011, h 32.

Meryta A, Lisnawati N, Kamalia G. Gambaran Pengetahuan Ibu Tentang Swamedikasi Diare Pada Anak Di Bulan Juni 2015. Vol 1, No 1. Jakarta: Akademi Farmasi IKIFA; 2015, h 113.

Republik Indonesia (RI). Undang-Undang No. 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan. Lembaran Negara RI Tahun 2014. Sekretariat Negara. Jakarta; 2014, h 1.

Riyanti, et al. Farmakologi kelas X. Jakarta: Pilar Utama Mandiri; 2014, h 46-47; 50.

Suherman H, Febrina D. Pengaruh Faktor Usia, Jenis Kelamin Dan Pengetahuan Terhadap Swamedikasi Obat. Edisi Khusus Seri 2. Program Studi Farmasi. Purwokerto: Universitas Muhammadiyah Purwokerto; 2018, h 101.

Utaminingrum W, Endra L.J, Mahardian A.K. Pengaruh Faktor-Faktor Sosiodemografi Terhadap Rasionalitas Penggunaan Obat Dalam Pengobatan Sendiri Pada Pasien Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis). Fakultas Farmasi. Farmasains Vol.2 No.6, Oktober 2015. Purwokerto: Universitas Muhammadiyah Purwokerto; 2015, h 287.

WHO. Drug Information Vol 14. WHO; 2000.

WHO. The role of pharmacist in self care and self medication. The hague The Netherlands: WHO; 1998.

Zulkarni R, Tobat S.R, Aulia S.F. Perilaku Masyarakat Dalam Swamedikasi Obat Tradisional Dan Modern Di Kelurahan Sapiran Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh Kota Bukittinggi. Jurnal Kesehatan Volume 10 No.01. Padang: STIKES Prima Nusantara Bukittinggi; 2019, h 4.
Published
2022-05-31
How to Cite
Iskandar, H., Sukowati, Y., Meryta, A., & Setyaningrum, N. (2022). GAMBARAN PENGETAHUAN MASYARAKAT TENTANG SWAMEDIKASI SAKIT GIGI DI RW 044 KELURAHAN BAHAGIA, BEKASI UTARA. Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia, 4(2), 256-269. https://doi.org/10.33759/jrki.v4i2.270
Views Statistic
  • Abstract 506
  • PDF 395