EVALUASI MUTU FISIKA DAN KIMIA SEDIAAN KRIM LIP AND CHEEK DENGAN PEWARNA ALAMI EKSTRAK BUAH NAGA SUPER MERAH (Hylocereus Costaricensis)

Main Article Content

Mega Efrilia
Ika Agustina
Tri Lestari

Abstract

Lip and cheek adalah kosmetik dwifungsi yang dapat digunakan sebagai pewarna bibir sekaligus perona pipi. Berdasarkan hasil pengawasan BPOM diketahui banyak pewarna sintetis berbahaya yang disalahgunakan sebagai pewarna kosmetik. Buah naga super merah diketahui dapat digunakan sebagai pewarna alami karena memiliki kandungan zat warna antosianin. Antosianin adalah zat warna yang berperan memberikan warna merah berpotensi menjadi pewarna alami untuk pangan ataupun untuk kosmetik, sebagai pengganti pewarna sintetis yang lebih aman bagi kesehatan. Oleh karena itu, pada penelitian ini dilakukan evaluasi mutu fisik sediaan lip and cheek dengan pewarna alami ekstrak buah naga super merah. Sediaan dibuat menggunakan dua variasi formula, yaitu F0 dengan konsentrasi ekstrak 0% sebagai kontrol dan F30 dengan konsentrasi ekstrak 30%. Ekstrak buah naga super merah dibuat menggunakan metode maserasi daging buah naga selama tiga hari dengan pelarut etanol 96% yang kemudian dipekatkan dengan rotary evaporator hingga menjadi ekstrak kental. Daging buah naga dipilih karena kadar antosianin yang terkandung lebih tinggi dibandingkan antosianin yang terdapat pada kulit buah naga. Sediaan dibuat dengan mencampur Fasa I yang sudah mencair dengan Fasa II menggunakkan homogenizer. Krim Lip & Cheek secara organoleptik merupakan sediaan semi padat dengan warna merah muda, memiliki bau khas, dan homogen. Serta memiliki pH 5,01 dengan nilai viskositas 209.200 cps.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Efrilia, M., Agustina, I., & Lestari, T. (2022). EVALUASI MUTU FISIKA DAN KIMIA SEDIAAN KRIM LIP AND CHEEK DENGAN PEWARNA ALAMI EKSTRAK BUAH NAGA SUPER MERAH (Hylocereus Costaricensis). Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia, 4(2), 247-255. https://doi.org/10.33759/jrki.v4i2.272
Section
Articles

References

Armini, S. (2014). Pengaruh Variasi Ekstrak Metanol Kulit Buah Rambutan (Nephelium lappaceum L.) Terhadap Kestabilan Fisik Krim Antioksidan. Jurnal of Natural Science, 3(2), 1–9.

Azkiya, Z., Ariyani, H., & Nugraha, T. S. (2017). Evaluasi Sifat Fisik Krim Ekstrak Jahe Merah (Zingiber officinale Rosc. var. rubrum) Sebagai Anti Nyeri. Journal of Current Pharmaccutica Scinces, 1(1), 12–18.

Azwanida, N. (2015). A Review on the Extraction Methods Use in Medicinal Plants, Principle, Strength and Limitation. Medicinal and Aromatic Plants, 4, 196.

Basyar E, B. (2017). Fitokimia.

BPOM. (2019). Waspada Kosmetika Mengandung Bahan Berbahaya.

Faliana, M. M. P., Taufik, Y., & Harvelly, D. (2017). Kajian Konsentrasi Sukrosa Dan Lama Penguapan Terhadap Karakteristik Konsentrat Campuran Buah Black Mulberry (Morus Nigra) Dan Buah Naga Merah (Hylocereus Costaricensis). Universitas Pasundan.

Handayani, A, P., & Rahmawati, A. (2012). Pemanfaatan Kulit Buah Naga (Dragon Fruit) Sebagai Pewarna Alami Makanan Pengganti Pewarna Sintetis. Jurnal Bahan Alam Terbarukan, 1(2), 1–20.

Lubis, D. (2019). 10 Rekomendasi Lip & Cheek Terbaik. https://my-best.id/27808/

Sartika, D., Gozali, T., & Ikrawan, Y. (2017). Estraksi Dan Stabilitas Antosianin Dalam Kulit Buah Naga Merah Dan Daging Buah Naga Merah Sebagai Pewarna Alami (Hylocereous Polyrhizus). Universitas Pasundan.

Sayuti, K., & Rina, Y. (2015). Antioksidan Alami dan Sintetik. Andalas University Press.

Simanjuntak, L., Sinaga, C., & Fatimah. (2014). Ekstraksi Pigmen Antosianin dari Kulit Buah Naga Merah ( Hylocereus costaricensis ). Jurnal Teknik Kimia USU, 3(2), 25–29.

Winarti, S., Sarofa, U., & Anggrahini, D. (2008). Ekstraksi dan Stabilitas Warna Ubi Jalar Ungu (Ipomoea batatas L) Sebagai Pewarna Alami. Jurnal Teknik Kimia, 3(1), 207–214.