Ekstrak Kelopak Rosella Merah Mencegah Kenaikan Malondialdehid Tikus Wistar yang Dipapar Asap Rokok

  • ARYA ULILALBAB STIKES Karya Husada
  • BAMBANG WIRJATMADI UNIVERSITAS AIRLANGGA
  • MERRYANA ADRIANI UNIVERSITAS AIRLANGGA

Abstract

Saat ini, jumlah perokok di Indonesia masih tinggi. Asap rokok mengandung radikal bebas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak pemberian ekstrak rosella merah terhadap pencegahan kenaikan malondialdehid (MDA) serum tikus wistar yang dipapar asap rokok. Total sampel 20 tikus jantan dan dibagi menjadi empat kelompok: kontrol negatif, kontrol positif, perlakuan ekstrak kelopak rosella merah dosis 270 mg/bb dan ekstrak kelopak rosella merah dosis 540 mg/bb. Kontrol negatif hanya diberi pakan standar. Kontrol positif diberi pakan standar + dipapar 2 rokok per hari. Kelompok perlakuan diberi pakan standar + ekstrak kelopak rosella merah di pagi hari dan setelah itu dipapar 2 rokok. Penelitian ini dilakukan selama 28 hari. Di akhir penelitian, serum darah dianalisis untuk menentukan nilai MDA. Hasil penelitian uji MDA serum dianalisis dengan One Way ANOVA dan diikuti oleh uji Tukey HSD pada level 5%. Pemberian ekstrak kelopak rosella merah dosis 270 mg/kg bb dan ekstrak kelopak rosella merah dosis 540 mg/bb dapat mencegah peningkatan MDA serum secara signifikan pada tikus wistar yang dipapar asap rokok.

Published
2017-09-23
How to Cite
ULILALBAB, ARYA; WIRJATMADI, BAMBANG; ADRIANI, MERRYANA. Ekstrak Kelopak Rosella Merah Mencegah Kenaikan Malondialdehid Tikus Wistar yang Dipapar Asap Rokok. JURNAL ILMU KEFARMASIAN INDONESIA, [S.l.], v. 13, n. 2, p. 215-220, sep. 2017. ISSN 1693-1831. Available at: <http://jurnalfarmasi.or.id/index.php/jifi/article/view/88>. Date accessed: 25 feb. 2018.
Section
Articles