EDUKASI PENCEGAHAN DAN PENANGANAN CEDERA SPRAIN ANKLE PADA SISWA KELAS X SMA NEGERI 11 SAMARINDA

Authors

  • Iskandar IKIP PGRI Kaltim
  • Mukti Ali IKIP PGRI Kaltim
  • Mukti Ali IKIP PGRI Kaltim
  • Asmi Erlita IKIP PGRI Kaltim

DOI:

https://doi.org/10.33759/asta.v5i1.687

Keywords:

Pencegahan, Penanganan, Sprain Angkle

Abstract

Usia remaja masih belum bisa melakukan olahraga dengan benar seperti tidak melakukan pemanasan sebelum olahraga, tidak melakukan pendinginan setelah olahraga, tidak menggunakan sepatu yang sesuai dengan olahraganya dan lainnya, hal ini dapat mengakibatkan cedera olahraga. Cedera olahraga dapat dibagi menjadi tiga kategori yaitu cedera ringan, cedera sedang, dan cedera berat. Sprain ankle merupakan cedera yang paling sering terjadi dalam olahraga tergantung pada tingkat partipasi dalam olahraga tertentu. untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa-siswi SMA 11 Samarinda tentang pencegahan dan penanganan sprain ankle. Metode yang dipilih pada kegiatan Metode pada pelaksanaan penyuluhan ini yaitu pre test, ceramah, diskusi atau tanya jawab, demonstrasi atau praktek dan post test, penggunaan media proyektor (LCD) serta leaflet. Hasil pada kegiatan ini setalah dilakukan menggunakan lembar post-test dimana tingkat pemahaman meningkat dari hasil post test. Penyuluhan dan edukasi terkait pencegahan dan penanganan cedera sprain ankle memiliki dampak yang positif untuk meningkatkan pengetahuan siswa-siswi SMA 11 Samarinda. 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bowker et al. (2016). Neural excitability and joint laxity in chronic ankle instability, coper, and control groups. Journal of Athletic Training, 1.((4),), 336–343.

Doherty et al. (2014). The incidence and prevalence of ankle sprain injury: A systematic review and meta-analysis of prospective epidemiological studies. Sport Med., 44((1):), 123–40

Doherty et al. (2017). Treatment and prevention of acute and recurrent ankle sprain: an overview of systematic reviews with meta-analysis. Br J Sports Med, 51(2), 113–125. https://doi.org/https://doi.org/10.1136/bjsports-2016-096178

Hakiki dkk. (2018). Pengaruh Kompres Es dan Kompres Hangat terhadap Penyembuhan Cedera Ankle Pasca Manipulasi Topurak pada Pemain Futsal.

Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). (2013). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI tahun 2013.

Sujak et al. (2022). Penyuluhan dan edukasi manajemen nyeri dan kram ekstremitas bawah pada komunitas pemain tenis lapangan farmasi ums. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 1(2828–7703), 137–143.

Wang et al. (2021). Comparison of the Effect of Resistance and Balance Training on Isokinetic Eversi

Strength, Dynamic Balance, Hop Test, and Ankle Score in Ankle Sprain. Life 2021, 11, 307. MDPI Journal.

Published

2025-01-23

Similar Articles

1-10 of 14

You may also start an advanced similarity search for this article.